2 Tanggapan untuk "Rapat Sulthan di Negeri Meureudu"

FAURIZAL MOECHTAR said...

Ada yang berbeda terkait dengan daerah kelahiran saya yaitu tentang sejarah penamaan Namploh, Namploh itu bukan nama Kampung atawa desa, namun nama dari sebuah kawasan yang terdiri dari beberapa Gampong, meliputi Namploh Baro, Namploh Blang Garang, Namploh Krueng, Namploh Manyang dan Namploh Papeuen. secara turu menurun dikisahkan bahwa Penaman Namploh itu berawal dari sejarah Pembukaan pemukiman Baru dengan 60 buah Parang oleh sejumlah warga Aceh Rayeuk yang hijrah ke kawasan tersebut karena dikejar oleh Panglima Tibang.

Iskandar Norman said...

Panglima Tibang tidak pernah berperang, karena ketika Aceh diinvasi oleh Belanda ia sudah menyerah pada Belanda di Singapura.

Contact Form

Name

Email *

Message *